- ASI mengandung semua zat gizi untuk membangun dan penyediaan energi dalam susunan yang diperlukan bayi.
- ASI tidak memberatkan fungsi saluran pencernaan ginjal yang belum berfungsi bak pada bayi yang baru lahir.
- ASI memiliki berbagai zat anti infeksi, mengurangi kejadian eksim ( dermatitis atopi ).
- Sebagai salah satuh cara untuk mencegah kehamilan.
- Murah harganya ( GRATIS )
- Tersedia pada suhu yang ideal.
- Selalu segar dan bebas pencemaran, hingga mengurangi kemungkinan timbulnya gangguan pencernaan. ( diare, muntah dll ).
- Memperkuat ikatan batin ibu dan anak
- Menyusui bayi mempercepat kembalinya ukuran rahim.
Kamis, 30 April 2009
Air susu ibu merupakan makanan bayi yang terbaik
ASI,hari pertama.
- Bayi yang mendapat kolostrum akan buang air besar lebih sering dan tinjanya akan encer dan hal ini merupakan suatu keadaan yang normal karena kolostrum bersifat sebagai pencahar.
- Bayi yang lahir cukup bulan dan sehat mempunyai persediaan kalori dan cairan yang cukup untuk bertahan TANPA minuman selama beberapa hari. Jadi ASI yang tidak keluar pada hari – hari pertama bukan alasan untuk memberikan susu formula. Selain itu, pemberian minuman sebelum ASI keluar akan menghambat pengeluaran ASI oleh karena bayi sudah kenyang dan malas menyusu.
( Sumber : Pemberian ASI pada berbagai situasi tertentu, Rulina Suradi, FKUI-RSCM, hot topics in pediatrics II )
Payudara bengkak setelah melahirkan
Pencegahan :
- Susukan bayi segera setelah lahir dengan posisi yang benar.
- Susukan bayi tanpa jadwal
- Keluarkan ASI dengan tangan dan pompa bila produksi melebihi kebutuhan bayi.
- Jangan memberikan minuman lain pada bayi.
- Lakukan perawatan payudara pasca persalianan ( masase dsb )
Bila suda terjadi pembengkakan anda dapat mencoba hal – hal sebagai berikut :
- Keluarkan sedikit ASI sebelum menyusui agar payudara lebih lembek, sehingga lebih mudah memasukkannya ke dalam mulut bayi.
- Bila bayi belum dapat menyusui, ASI dikeluarkan dengan tangan atau pompa dan diberikan pada bayi dengan cangkir/sendok.
- Tetap mengeluarkan ASI sesering yang diperlukan sampai bendungan teratasi.
- Untuk mengurangi rasa sakit dapat diberi kompres dingin.
- Bila ibu demam dapat diberikan obat penurun panas.
Bila timbul rasa sakit yang sangat dan kulit payudara berwarna kemerahan berarti mungkin pembengkakan terjadi karena infeksi. Segera hubungi dokter anda
( Sumber : Pemberian ASI pada berbagai situasi tertentu, Rulina Suradi, FKUI-RSCM, hot topics in pediatrics II )
Puting datar, apakah bisa menyusui?
Beberapa ibu yang merasa putingnya datar atau terlalu pendek menganggap bahwa ia tidak akan berhasil menyusui. Perlu diketahui bahwa putting itu hanya merupakan kumpulan muara saluran ASI dan tidak mengandung ASI. ASI disimpan di sinus laktiferus yang letaknya di darerah areola mama ( daerah berwarna gelap di sekitar puting ). Jadi untuk mendapatkan ASI areola mama yang perlu dimasukkan ke dalam mulut bayi agar lidah bayi dapat memerah ASI keluar. Bila terdapat puting yang pendek atau terbenam, maka sejak usia kehamilan mencapai 7 bulan dapat diusahakan agar puting lebih menonjol dengan menariknya menggunakan nipple puller atau memakai breast-shield. Bila upaya ini kurang berhasil, maka setelah bayi lahir, ibu dibantu agar dapat memasukkan areolanya sebanyak mungkin ke dalam mulut bayi dan dengan demikian bayi insya Allah dapat mendapatkan ASI.
( Sumber : Pemberian ASI pada berbagai situasi tertentu, Rulina Suradi, FKUI-RSCM, hot topics in pediatrics II )
Puting Susu Lecet, apa yang harus dilakukan ?
Masalah yang paling sering terjadi pada ibu yang menyusui adalah puting susu yang lecet. Keadaan ini biasanya terjadi karena posisi bayi yang salah saat disusui. Bayi hanya menghisap pada puting karena sebagian besar areola tidak masuk ke dalam mulut bayi. Hal ini juga dapat terjadi pada akhir menyusui bila cara melepaskan hisapan bayi tidak benar. Dapat juga terjadi bila sering membersihkan puting dengan alkohol atau sabun. Jadi, ibu – ibu tidak usah membersihkan putingnya dengan alkohol atau sabun.
Puting yang lecet ini dapat menggagalkan proses menyusui oleh karena ibu jadi enggan menyusui bayinya karena merasa sakit.
Bila hal di atas terjadi, usahakan agar bayi tetap menyusui. Mulai menyusui dari payudara yang tidak sakit. Bila sakit terasa sekali, usahakan ASI tetap dikeluarkan dari payudara yang sakit untuk menghindari penumpukan ASI. Oleskan ASI pada puting yang sakit dan biarkan mengering. Pada ASI terdapat banyak zat – zat anti infeksi, tindakan ini diharapkan dapat mencegah terjadinya infeksi. Baca ASI dan anti infeksi. Bila terasa sakit sekali, minum obat penghilang rasa sakit. Yang harus diwaspadai adalah terjadinya infeksi yang ditandai dengan payudara yang membengkak dan terasa sakit sekali serta ibu merasa demam. Hubungi dokter anda bila terjadi hal yang demikian.
( Sumber : Pemberian ASI pada berbagai situasi tertentu, Rulina Suradi, FKUI-RSCM, hot topics in pediatrics II )
Intoleransi Laktosa (bagian 1)
Beberapa istilah yang hampir sama tapi berbeda artinya :
Intoleransi laktosa menggambarkan kondisi, dimana terdapat gejala – gejala tertentu setelah seseorang mendapat masukkan laktosa.
Malabsorbsi laktosa menunjukkan keadaan dimana laktosa dalam makanan tidak terhidrolisa dan tidak diserap. Kekurangan lactase diartikan berkurangnya konsentrasi aktivitas enzim laktase.
Apa itu Laktosa ? Laktosa merupakan karbohidrat primer susu, dibuat hanya oleh kelenjar buah dada mamalia. Konsentrasinya bervariasi tergantung dari jenis mamalianya. Kadar laktosa tertinggi terdapat pada ASI, yakni 7% sedangkan pada susu sapi hanya 4,3%.
Bila aktivitas lactase berkurang karena suatu sebab, infeksi usus,bawaan dll maka laktosa tadi tidak akan tercerna dan menimbulkan keluhan – keluhan seperti mules, diare, muntah itulah yang disebut intoleransi laktosa. Laktase adalah suatu enzim yang terdapat pada permukaan usus halus yang berfungsi memecah laktosa menjadi glukosa dan galaktosa agar dapat diserap oleh tubuh. Bila laktosa ini tidak dipecah oleh enzim lactase maka laktosa ini tidak dapat diserap oleh usus halus dan menimbulkan gangguan pencernaaan seperti diare, mules dan muntah. Aktivitas enzim lactase tinggi setelah anak dilahirkan dan akan mulai menurun pada umur kira – kira 3 – 5 tahun. Anggapan sekarang adalah menurunnya aktivitas enzim lactase itu merupakan hal yang normal dan sudah diprogramkan secara genetic. Pada sebagian besar penduduk dunia pada golongan umur sekolah dan dewasa menunjukkan aktivitas laktase yang rendah karena menderita kekurangan laktase. Pada sebagian manusia tidak terdapat penurunan aktivitas laktase, seperti orang eropa utara, penduduk Amerika Serikat keturunan, Eropa, suku – suku tertentu di Afrika dan India, yakni manusia yang sejak ribuan tahun hidup sebagai peternaksedangkan susu merupakan minuman sehari – harinya. Mutasi gen telah terjadi untuk mempertahankan hidupnya.
Malabsorbsi laktosa menunjukkan keadaan dimana laktosa dalam makanan tidak terhidrolisa dan tidak diserap.
Laktosa merupakan disakarida, suatu karbohidrat, terdiri dari monosakarida glukosa dan galaktosa. Pada keadaan normal manusia tidak dapat mengabsorbsi disakarida secara langsung, disakarida tadi harus dipecah dulu menjadi glukosa dan galaktosa baru usus halus dapat menyerapnya. Untuk memecah laktosa dibutuhkan enzim yang bernama lactase. Laktase terdapat pada permukaan dinding usus halus.
Bila aktivitas lactase berkurang karena suatu sebab, infeksi usus,bawaan dll maka laktosa tadi tidak akan tercerna dan menimbulkan keluhan – keluhan seperti mules, diare, muntah itulah yang disebut intoleransi laktosa.
Apa itu Laktase ?
( Sumber : Ilmu gizi klinis pada anak, Prof.DR.dr.Solihin Pudjiadi, DSAK )
Intoleransi Laktosa (bagian 2)
Klasifikasi Intoeransi laktosa
Berdasarkan penyebabnya, intoleransi laktosa dapat di klasifikasikan sebagai berikut :
- Kekurangan laktase bawaan
- Severe lactose intolerance
- Kekurangan laktase primer
- Kekurangan laktase sekunder
A. Kekurangan Laktase bawaan
Jarang sekali ditemukan
Gejala :
- Setelah dapat ASI atau pengganti air susu ibu (PASI) pertama timbul diare, muntah, perut kembung dan bayi sering menangis.
- Feses cair dan berbau asam.
- Berat badan tidak naik.
Diagnosa ditegakkan bila ditemukan kriteria sebagai berikut :
- Gambaran epitel usus halus normal
- Tidak terdapat aktivitas laktase
- pH feses rendah dan reduksi positif
- Tes toleransi laktosa tidak normal
- Tes lactose breath hydrogen positif
Terapi :
Pemberian makanan yang mengandung laktosa sedikit maupun banyak akan menimbulkan gejala seperti diuraikan diatas karena tidak terdapat aktivitas laktase sama sekali ( Dallqvist, 1981 ). ASI tidak boleh diberikan berhubung adanya kadar laktosa yang tinggi, begitu pula formula – formula bayi biasa. Untuk penderita tersebut harus disediakan formula khusus yang tidak mengandung laktase sama sekali seperti Bebelac FL , atau formula kacang kedelai ( Prosobee, Nursoy, Nutrisoya ).
( Sumber : Ilmu gizi klinis pada anak,FKUI, Prof.DR.dr.Solihin Pudjiadi, DSAK )
Langganan:
Postingan (Atom)
.jpg)